Arti Dan Makna Lambang Swastika Dalam Agama Hindu

Posted on
lambang, logo

Balishanti.id – Swastika merupakan salah satu simbol yang paling disucikan dalam tradisi Hindu, merupakan contoh nyata tentang sebuah simbol religius yang memiliki latar belakang sejarah dan budaya yang kompleks sehingga hampir mustahil untuk dinyatakan sebagai kreasi atau milik sebuah bangsa atau kepercayaan tertentu.

Makna simbul Swastika adalah Catur Dharma yaitu empat macam tugas yang patut kita Dharma baktikan baik untuk kepentingan pribadi maupun untuk umum (selamat, bahagia dan sejahtra) yaitu:
1. Dharma Kriya = Melaksanakan swadharma dengan tekun dan penuh rasa tanggung jawab
2. Dharma Santosa = Berusaha mencari kedamaian lahir dan bathin pada diri sendiri.
3. Dharma Jati=Tugas yang harus dilaksanakan untuk menjamin kesejahtraan dan ketenangan keluarga dan juga untuk umum
4. Dharma Putus=Melaksanakan kewajiban dengan penuh keikhlasan berkorban serta rasa tanggung jawab demi terwujudnya keadilan social bagi umat manusia.
Makna yang lebih dalam yaitu Empat Tujuan Hidup yaitu Catur Purusartha / Catur Warga: Dharma, Kama, Artha, Moksa.
1. Dharma = Kewajiban/kebenaran/hukum/Agama/Peraturan/Kodrat
2. Artha = Harta benda / Materi
3. Kama = Kesenangan / Hawa Nafsu
4. Moksa = Kebebasan yang abadi
Swastika pernah (dan masih) mewakili hal-hal yang bersifat luhur dan sakral, terutama bagi pemeluk Hindu, Jaina, Buddha, pemeluk kepercayaan Gallic-Roman (yang altar utamanya berhiaskan petir, swastika dan roda), pemeluk kepercayaan Celtic kuna (swastika melambangkan Dewi Api Brigit), pemeluk kepercayaan Slavia kuno (swastika melambangkan Dewa Matahari Svarog) maupun bagi orang-orang Indian suku Hopi serta Navajo (yang menggunakan simbol itu dalam ritual penyembuhan). Jubah Athena serta tubuh Apollo, dewa dan dewi Yunani, juga kerap dihiasi dengan simbol tersebut.
Demikian ulasan tentang Arti Dan Makna Lambang Swastika Dalam Agama Hindu. Semoga artikel ini bisa menambah wawasan tentang agama Hindu,Semoga bermanfaat..
Artikel terkait:
  1. Arti Canang Sari Dan Unsur Unsur Didalam Canang Sari
  2. Arti dan Tujuan Yadnya Dalam Agama Hindu
  3. CERITA DI BANGUNNYA PATUNG BAYI DI SAKAH GIANYAR.
  4. Hari Purnama, Pemujaan Terhadap dewa Chandra
  5. Kegunaan dan Filosofi Kain Poleng di Bali
  6. Makna Banten Pejati dalam Hindu di Bali
  7. Subak: Sistem Pengairan Sawah Tradisional Bali
  8. Tentang Arti dan Makna Daksina di Bali

 

Kalau suka dengan artikel ini, jangan lupa untuk di Share ya…  Terimakasih..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *